Jumat, 13 Oktober 2017

Model Alat Peraga Pendidikan Media Pembelajaran Koleksi Lengkap

Alat peraga pada bidang pendidikan sangatlah penting bagi rekan guru semua dalam pembelajaran di kelas, model media yang kami bagikan ini bisa digunakan sebagai referensi pada kegiatan belajar mengajar di sekolah, media belajar sendiri tak hanya berbasis TIK juga berbasis yang bisa menjadi area dalam pembuatan media pembelajaran.

Sebenarnya dalam kondisi real alat peraga sangat di gemari siswa-siswi kita, tentunya belajar akan lebih mudah dan tak kalah penting akan jadi lebih menarik untuk memotivasi siswa plus hal ini juga memudahkan guru dalam mengajar.

Banyak keluhan para guru mengenai Model Alat Peraga Pendidikan ini bagaimana mendapatkannya sehingga kami pun berinisiatif untuk berbagi alat-alat peraga pendidikan ini yang bisa Bapak/Ibu Download secara langsung untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Semua link alat peraga pendidikan ini kami bagikan pada link unduhan dibawah ini.
Alat Peraga Pendidikan 104 bentuk gambar .Klik Download
Model Alat Peraga 12 Video Pembelajaran/Media Pembelajaran Klik Download
Model Alat Peraga 75 Slide Presentasi Power Point  Klik Download

Kamis, 12 Oktober 2017

Dapodik 2018a Berikut Panduan Penggunaannya

Dapodik 2018a Berikut Panduan Penggunaannya
Aplikasi dapodik 2018a merupakan pembaharuan terbaru berbagai fiture penyempurnaan, berikut kami bagikan informasi mengenai dapodikdas 2018a
KEPALA SEKOLAH
1. Kepala Sekolah wajib berada disekolah induk
2. Kepala Sekolah wajib memilih jenis ptk Kepala Sekolah dan wajib mengisi data tugas tambahan
sebagai Kepala Sekolah pada Data Rincian GTK
PLT KEPALA SEKOLAH
1. PLT Kepala Sekolah jika merupakan Kepala Sekolah disekolah lain (menggunakan tarik PTK), maka
jenis ptk wajib Kepala Sekolah dan wajib mengisi data tugas tambahan sebagai PLT Kepala Sekolah
pada Data Rincian GTK.
2. PLT Kepala Sekolah jika merupakan guru, maka jenis ptk wajib disesuikan dengan jenis gurunya dan
wajib mengisi tugas tambahan sebagai PLT Kepala Sekolah pada Data Rincian GTK
3. PLT Kepala Sekolah tidak wajib berada disekolah non induk
KEPALA SPK
1. Bagi sekolah SPK (Sekolah Perjanjian Kerjasama), Kepala Sekolah wajib mengisikan Principal dan wajib
mengisikan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah pada Data Rincian GTK

Pastikan jika akan menggunakan Installer (Install ulang),
sekolah sudah pernah berhasil melakukan sinkronisasi.
Updater dapat digunakan tanpa melakukan install ulang
Aplikasi Dapodik. Refresh browser menggunakan Ctrl+F5 apabila tampilan
dashboard masih menunnjukkan versi yang lama
[Pembaruan] Penambahan validasi pengecekan peserta didik dan rombongan belajar sesuai dengan Permendikbud 17 Tahun 2017
• [Pembaruan] Penambahan validasi untuk penyelenggara sekolah terbuka yang tidak menginputkan layanan khusus dengan jenis
sekolah terbuka
• [Pembaruan] Penambahan validasi jenjang SMK bagi guru yang mengajar pada rombongan belajar utama dan rombongan belajar
praktik tidak diperbolehkan mengajar mata pelajaran yang sama
• [Pembaruan] Penambahan validasi jenjang SMK akumulasi JJM bagi guru yang mengajar pada rombongan belajar utama dan
rombongan belajar praktik tidak diperbolehkan lebih dari jumlah maksimum yang terdapat pada referensi kurikulum
• [Pembaruan] Penambahan validasi jenjang SMK untuk mencegah perbedaan jumlah jam mengajar pada rombongan belajar praktik
dengan rombongan belajar induk dan mata pelajaran yang sama
• [Pembaruan] Penambahan validasi bagi peserta didik yang memilih agama yang sudah dinon aktifkan
• [Pembaruan] Penambahan aturan JJM pada rombongan belajar praktik yaitu jumlah jam maksimal adalah sisa dari jumlah jam
maksimal pada kurikulum dikurangi dengan penggunaan JJM pada rombongan belajar utama
• [Pembaruan] Penambahan dan pemisahan status dikurikulum pada pembelajaran yang semula peminatan menjadi Dasar Bidang
Keahlian (C1), Dasar Program Keahlian (C2), Kompetensi Keahlian (C3)
• [Pembaruan] Penambahan dan penyesuain UI pada aplikasi untuk memasukan anggota rombel pada rombongan belajar praktik.
• [Perbaikan] Perubahan tampilan pada menu peserta didik agar memasukan data periodik lebih mudah
• [Perbaikan] Perubahan validasi akumulasi jam jadwal yang kurang dari jjm pada pembelajaran yang semula invalid menjadi
warning
• [Perbaikan] Perubahan validasi peserta didik tidak wajar yang semula invalid menjadi warning
• [Perbaikan] Perubahan tampilan warna baris yang semula merah menjadi jingga pada menu jadwal jika ada pembelajaran yang
terlewat

Senin, 09 Oktober 2017

Bahan Ajar Materi PLPG Kebijakan Pengembangan Profesi

Bahan Ajar Materi PLPG Kebijakan Pengembangan Profesi

Seperti dijelaskan di muka, bahwa substansi material Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dituangkan ke dalam rambu-rambu struktur kurikulum yang menggambarkan standar kompetensi lulusan. Berkaitan dengan mata ajar Kebijakan Pengembangan Profesi Guru, deskripsi umum bahan ajarnya disajikan berikut ini.

1. Pengantar ringkas. Mengulas serba sekilas mengenai kebijakan umum pembinaan dan pengembangan profesi guru di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Peningkatan kompetensi guru. Materi sajian terutama berkaitan dengan esensi, prinsip, jenis program pengembangan keprofesian guru secara berkelanjutan, serta uji kompetensi guru dan dampak ikutanya.
3. Penilaian kinerja guru. Materi sajian terutama berkaitan dengan makna, persyaratan, prinsip, tahap-tahap pelaksanaan, dan konversi nilai penilaian kinerja guru.
4. Pengembangan karir guru. Materi sajian terutama berkaitan dengan esensi dan ranah pembinaan dan pengembangan guru, khususnya berkaitan dengan keprofesian dan karir.
5. Etika profesi guru. Materi sajian terutama berkaitan dengan esensi etika profesi guru dalam pelaksanaan proses pendidikan dan pembelajaran secara profesional, baik di kelas, di luar kelas, maupun di masyarakat.
6. Literasi. Materi sajian terutama berkaitan dengan pengertian literasi, tingkat literasi, prinsip literasi, komponen literasi, dan literasi dalam konteks gerakan literasi di sekolah.
7. Wawasan PTK. Materi sajian terutama berkaitan dengan  pengertian, tujuan dan manfaat PTK, karakteristik PTK, prinsip PTK, penetapan focus masalah PTK, perencanaan dan pelaksanaan tindakan, pengamatan dan pengumpulan data, analis dan refleksi.

Bahan ajar Kebijakan Pengembangan Profesi Guru ini dirancang untuk dipelajari oleh peserta PLPG, sekali guru menjdi acuan dalam proses pembelajaran bagi pihak-pihak yang tergamit di dalamnya. Selama proses pembelajaran akan sangat dominan aktivitas pelatih dan peserta PLPG. Aktivitas peserta terdiri dari aktivitas individual dan kelompok. Aktivitas individual peserta mengawali akivitas kelompok. Masing-masing aktivitas dimaksud disajikan dalam gambar. Langkah-langkah aktivitas pembelajaran di atas tidaklah rijid. Namun demikian, melalui aktivitas itu diharapkan peserta PLPG mampu memahami secara relatif luas dan mendalam tentang Kebijakan Pengembangan Profesi Guru

Kesadaran untuk menghadirkan guru dan tenaga kependidikan yang profesional sebagai sumber daya utama pencerdas bangsa, barangkali sama tuanya dengan sejarah peradaban pendidikan. Di Indonesia, khusus untuk guru, dilihat dari dimensi sifat dan substansinya, alur untuk mewujudkan guru yang benar-benar profesional, yaitu:
(1) penyediaan guru berbasis perguruan tinggi,
(2) induksi guru pemula berbasis sekolah,
(3) profesionalisasi guru berbasis prakarsa institusi, dan
(4) profesionalisasi guru berbasis individu atau menjadi guru madani
DOWNLOAD

Senin, 02 Oktober 2017

Lembar Kerja Modul PKB Guru SD Kelas Atas

Lembar kerja (LK) PKB atau guru pembelajar kelompok kompetensi pada Modul Kelompok Kompetensi (KK) KK-A, KK-B, KK-C, KK-D, KK-E,KK-F,KK-G, KK-H, KK-I, KK-J. Pedagogik dan Profesional, khusus bagi rekan guru yang sedang mengikuti kegiatan PKB ini bisa dijadikan referensi dalam membuat tugas lembar kerja yang pada dasarnya tugas LK ini dibuat untuk dipelajari guna meraih cara belajar yang baik untuk idealnya nilai Uji Kompetensi Guru atau UKG.

Baca juga Modul PKB SD Kelas Atas
LK 6.4 : Mengubah Teks Puisi kedalam Teks Prosa
Nama :
Lembar Kerja:
1. Pelajari materi tentang Sastra Indonesia!
2. Carilah satu buah teks puisi yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar untuk siswa SD kelas tinggi!
3. Ubahlah teks puisi tersebut kedalam teks prosa dengan tetap memperhatikan makna isi teks puisi tersebut!
4. Tulis jawaban dalam kotak yang sudah disediakan!
Jawaban:
HAMPA

Sepi di luar. Sepi menekan-mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti. Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

Bentuk parafrase puisi :
HAMPA
(keadaan amat) Sepi di luar (sana).
(Keadaan) Sepi (itu) menekan-(dan) mendesak.
Lurus kaku pohon(-pohon)an (disana).
(pohonan itu) Tak bergerak
Sampai ke puncak (nya). Sepi (itu) memagut(ku),
Tak satu kuasa (pun dapat) melepas-(dan me)renggut(nya
dariku)
Segala(nya hanya) menanti. Menanti. (dan) Menanti (lagi).
(menanti dalam) Sepi.
(di) Tambah (lagi dengan keadaan saat) ini (,) menanti jadi
mencekik (malah)
Memberat(kan dan)-mencekung (kan) punda (kku)
Sampai binasa segala(-galanya). (itu pun) Belum apa-apa
(bahkan) Udara (pun telah) bertuba. Setan (pun) bertempik
(sorak)
Ini (,) (peraan) sepi (ini) terus (saja) ada.
Dan (aku masih tetap) menanti.

LK.06 : Analisis Kasus Perkembangan Moral dan Kecerdasan Spiritual
Nama :
Latihan/ Kasus/ Tugas
1. Mengajarkan anak untuk membedakan yang baik dan salah secara konsisten adalah hal yang sangat penting bagi perkembangan moral, jelaskan!
2. Menurut Zakiah Daradjat penghayatan keagamaan berkaitan dengan kematangan intelektual, jelaskan implikasinya terhadap pendidikan!
3. Menurut Bandura dan Mc.Donald perkembangan pertimbangan moral tidak hanya merupakan fungsi kognitif tetapi merupakan pembelajaran sosial, jelaskan!
4. Kerjakanlah kasus di kelas Bu Maryam berikut ini, identifikasi masalahnya, dan usulkan alternatif solusi untuk itu. Bekerjalah dalam kelompok dan presentasikan hasilnya.
Bu Maryam sedang merancang program dan pembelajaran yang dapat memfasilitasi beberapa peserta didik asuhannya yang memiliki kendala dalam aspek spiritual. Informasi yang berhasil dikumpulkan dari hasil pengamatan dan dari sumber lain diantaranya adalah: a) mudah stress kalau nilai ulangan buruk, setelah ditanyakan ternyata yang bersangkutan merasa kecewa karena telah berusaha untuk belajar dan berlatih dengan keras tapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan dan merasa bahwa mereka layak mendapatkan nilai yang lebih baik; b) seringkali murung dan tampak tidak bersemangat dengan alasan mereka karena tidak terlalu menyukai mata pelajaran IPA; c) informasi dari teman-teman terdekatnya, beberapa orang dari peserta yang bermasalah ternyata agak lalai dalam melaksanakan kewajiban beribadah.

5. Tentukanlah kasus dalam pengembangan moral dan kecerdasan spiritual yang terjadi di kelas Anda, identifikasi masalahnya, dan rancang apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut!

Jawaban:
1. Anak belajar berperilaku sesuai dengan yang disetujui masyarakat (konsep benar dan salah) yang merupakan dasar bagi perkembangan hati nurani. Hati nurani dikenal sebagai “cahaya dari dalam” atau super ego dan polisi internal yang mendorong anak untuk melakukan yang benar dan menghindari hukuman. Hati nurani dapat membimbing anak dalam mengambil keputusan moral. 
2. Pendidikan penghayatan agama diberikan melalui keteladanan, pembiasaan disertai pemahaman agama yang sesuai dengan tahap kemampuan berpikirnya. 
3. Anak belajar konsep benar dan salah berdasarkan identifikasi anak-anak dengan orangtua, guru, standar moral yang dianut oleh teman sebaya, para pelaku pada cerita TV, dan buku. 
4. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan Bu Maryam. 
a. Identifikasi fenomena dan masalah: informasi yang terkumpul tentang anak asuh Bu Maryam adalah: 
1) mudah stress karena nilai ulangan buruk, kecewa karena telah berusaha dan merasa layak mendapatkan nilai yang lebih baik. Masalah anak ini tidak ikhlas menerima hasil ulagan; 
2) murung dan tidak bersemangat karena tidak terlalu menyukai IPA. Masalah anak ini tidak ikhlas atau terpaksa belajar IPA 
3) agak lalai dalam melaksanakan kewajiban beribadah. Masalah anak ini malas beribadah 
b. Persiapan: lakukan seperti yang dijelaskan pada pembelajaran ke-1. 
c. Saat pembelajaran: 
1) untuk peserta didik yang mudah stress: 
a) menjelaskan cara belajar yang baik; 
b) mengingatkan bahwa tugas kita adalah berusaha, hasil adalah kehendak Tuhan YME, jika upaya sudah maksimal berarti itu adalah yang terbaik dan Tuhan YME mempunyai rencana yang lebih baik untuk kita;
2) untuk peserta didik yang tidak menyukai mata pelajaran IPA: 
a) perlu digali lebih rinci alasannya agar lebih mudah mencari alternatif solusi yang tepat; 
b) di awal pembelajaran menjelaskan manfaat materi yang akan dipelajari untuk kehidupan dan studi lanjut; 
c) menggunakan pembelajaran yang menarik seperti PAKEM; 
d) jika memungkinkan, menggunakan media yang menarik misalnya gambar, alat peraga, atau animasi; 
e) jika memungkinkan menggunakan sumber belajar yang variatif misalnya lingkungan sekitar, perpustakaan, website; 
f) menjelaskan kadang-kadang kita harus melakukan apa yang tidak terlalu disukai misalnya ada saat dimana kita malas melakukan ibadah tetapi tetap melakukannya karena percaya itu hal yang harus dilakukan karena patuh kepada perintah Tuhan YME atau kita lebih senang main games daripada belajar tetapi tetap kita harus membagi waktu untuk belajar karena itu hal yang kita perlukan untuk menjadi pandai dan berilmu. 
3) Untuk peserta didik yang lalai beribadah: 
a) bekerja sama dengan guru agama untuk menjelaskan dampak dari apa yang dilakukannya; 
b) mintalah program agar mereka lebih rajin beribadah; 
c) jka diperlukan, memantau pelaksanaan program untuk membantu guru agama. 
d. Bekerja sama dengan orangtua: 
1) memfasilitasi orangtua mengenai pentingnya membiasakan peserta didik untuk membangun akhlak dan moral yang baik, peran teladan dari orang-orang di sekitarnya, serta cara mengembangkannya; 
2) agar mendampingi putera/i nya untuk mengembangkan akhlak dan moral yang baik; 
3) meminta untuk terus mendukung peserta didik agar akhlak dan moral mereka betul-betul terkembangkan dengan baik; 
4) berbagi informasi tentang perkembangan tersebut agar guru bisa menindaklanjuti untuk mendukungnya melalui pembelajaran atau kegiatan lain di sekolah. 
e. Bekerja sama dengan sejawat: 
1) terutama dengan guru agama dalam membangun akhlak dan moral peserta didik; 
2) meminta guru agama menjelaskan lebih rinci dari sisi agama pentingnya berusaha keras, tidak mudah menyerah, berani mencoba dan belajar terus termasuk dari kegagalan, bahwa kegagalan adalah bagian dari belajar, dan akhirnya ikhlas menerima hasil; 
3) berbagi informasi jika menemukan peserta didik binaannya menunjukkan perilaku yang menunjukkan akhlak dan moral kurang baik sehingga bisa segera ditindaklanjuti. 

5. Kasus yang dialami :
a. Nilai yang diperoleh.
b. Faktor dalam lingkungan keluarga.
Identifikasi masalah :
a. Faktor genetis.
b. Kurangnya bimbingan.
c. Tingkat pemahaman dan cara siswa dalam menerima dan memahami materi yang diterima.
d. Pemberian bimbingan terhadap materi yang bersifat pengulangan.

Solusi :
a. Memberikan rangsangan atau pujian meski nilai yang diperoleh kurang dari yang kita harapkan dari tugas-tugas yang diberikan kepada masing-masing siswa baik secara terstruktur maupun non struktur oleh guru agar siswa dapat termotivasi untuk lebih giat dalam melaksanakan tugas yang diberikan.
b. Pemberian jam tambahan kepada siswa yang kurang mampu untuk memahami materi yang diberikan agar dapat memicu semangat belajar siswa.
c. Guru membuat buku penghubung agar nantinya orang tua dapat melihat pesan apa yang diberikan oleh guru.

Minggu, 01 Oktober 2017

Contoh Jadwal UTS/PTS Kurikulum 2013 Revisi Semester 1

Contoh Format jadwal PTS (penilaian tengah semester) pada kurikulum 2013 revisi 2017 atau yang kita kenal selama ini ujian tengah semester atau UTS, pada model jadwal UTS K13 revisi ini sedikit berbeda dengan sebelumnya, diantaranya mapel mandiri diluar dari tematik pada kelas tinggi SD matematika dan PJOK terpisah dari tematik.

PTS atau Penilaian tengah semester ini dilakukan tema 1 dan 2 pada jenjang SD tentunya kelas 1,2,4 dan 5 yang saat ini tengah terimplementasi kurikulum 2013.

Ada baik nya guru sebelum membuat soal, lebih awal membuat kisi-kisi soal UTS kurikulum 2013 sebagai berikut.
Baca Contoh Kisi-Kisi UTS/PTS Kurikulum 2013 Revisi

Jumlah Soal Ujian Tengah Semester 1 mencakup Tema 1 dan Tema 2 (penilaian ranah kognitif/KI-3), dengan setiap Tema memiliki 3 Subtema maka selama 1 minggu waktu pelaksanaan akan terdapat 6 soal ujian meliputi Tema 1 Subtema (1 – 3)   s/d Tema 2 Subtema (1 – 3).
Soal Ujian terdiri dari 2 jenis bentuk soal, yakni soal isian sebanyak 10 item (No 1 - 10) dan soal uraian sebanyak 5 item (No 1 – 5).
 Unduh DOWNLOAD doc

Untuk soal isian dengan jumlah 10 item; rinciannya adalah mencakup 2 soal untuk setiap muatan Pelajaran PKn, IPS, BI, IPA, dan Mtk. Untuk soal uraian dengan 5 item; rinciannya adalah mencakup 1 soal untuk setiap muatan pelajaran PKn, IPS, BI, IPA, dan Mtk.
Bentuk soal terlampir dalam lembaran tersendiri.

Sabtu, 30 September 2017

Format Penilaian Kurikulum 2013/K13 Revisi 2017

Format Raport Kurikulum 2013 revisi baru tak berbeda jauh dengan revisi sebelumnya, namun memang revisi baru ini ada beberapa inputan yang sedikit berbeda pada proses penilaian k13 untuk menjadikan hasil raport sebagaimana aplikasi penilaian kurikulum 2013 revisi 2017
Format-format penilaian K13 ini kami bagikan dalam bentuk excel. juga kami lengkapi jurnal mengajar pada kurikulum 2013

Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan 
Penilaian pengetahuan dan keterampilan dapat dilakukan secara terpisah maupun terpadu. Pada dasarnya, pada saat penilaian keterampilan dilakukan, secara langsung penilaian pengetahuan pun dapat dilakukan.
Penilaian pengetahuan dan keterampilan harus mengacu kepada pemetaan kompetensi dasar yang berasal dari KI-3 dan KI-4 pada periode tertentu

1) Penilaian Harian (PH)
Penilaian Harian dilakukan dalam bentuk tes tertulis, lisan, atau penugasan. Penilaian harian tertulis direncanakan berdasarkan pemetaan KD dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan minimal satu kali dalam satu tema untuk setiap KD muatan pelajaran. Hal itu memungkinkan penilaian harian dilakukan untuk KD satu muatan pelajaran atau gabungan KD-KD beberapa muatan pelajaran sesuai kebutuhan. Sebelum menyusun soalsoal tes tertulis, guru perlu membuat kisi-kisi soal. Apabila tes tertulis dilakukan untuk mencapai KD satu muatan pelajaran

2) Penilaian Tengah Semester (PTS)
Penilaian tengah semester dilaksanakan setelah menyelesaikan separuh dari jumlah tema dalam satu semester atau setelah 8-9 minggu belajar efektif.  PTS berbentuk tes tulis dan berfungsi untuk perbaikan pembelajaran selama setengah semester serta sebagai salah satu bahan pengolahan nilai rapor.
Soal atau instrumen PTS disusun berdasarkan muatan pelajaran sesuai dengan KD yang dirakit secara terintegrasi. Nilai pengetahuan yang diperoleh dari PTS (NPTS) merupakan nilai tengah semester dan penulisannya menggunakan angka pada rentang 0-100.

3) Penilaian Akhir Semester (PAS)
dan Penilaian Akhir Tahun (PAT) Penilaian akhir semester (PAS) dan penilaian akhir tahun (PAT) dilaksanakan setelah menyelesaikan seluruh tema dalam satu semester belajar efektif.  Penilaian akhir semester/tahun untuk aspek pengetahuan dilakukan dengan teknik tes tertulis yang berfungsi untuk mengukur pencapaian hasil pembelajaran selama satu semester serta sebagai salah satu bahan pengisian rapor.
Instrumen penilaian akhir semester/tahun untuk aspek pengetahuan disusun berdasarkan muatan pelajaran sesuai dengan karakteristik KD. Nilai dari penilaian akhir semester ditulis NPAS dan nilai dari penilaian akhir tahun ditulis NPAT. Penulisan nilai NPAS dan NPAT menggunakan angka pada rentang 0-100.

Jumat, 29 September 2017

Lembar Jawaban Siswa Excel Aplikasi Multi Mata Pelajaran Untuk Ulangan

Lembar Jawaban Siswa Excel Aplikasi Multi Mata Pelajaran
Format lembar jawaban siswa ini merupakan cara baru dalam memudahkan jawaban soal ulangan baik UTS, UAS atau PTS maupun PAS pada setiap agenda rutin ulangan siswa, lembar jawaban yang kita inginkan tentu saja sangat memudahkan harusnya apa yang kita ini semua.
Aplikasi lembar jawaban siswa excel ini bisa digunakan untuk multi mata pelajaran baik jenjang SD, SMP maupun SMA dan SMK

Rekan-rekan guru dalam penggunaannya, jika mapel IPA maka kasih tanda X pada mata pelajaran tersebut, jika kelas 4 maka isi tanda X atau ceklist bentuk lainnya hingga bisa digunakan semua kelas dan semua mata pelajaran, bisa diedit sesuai keiinginan, untuk hal kami rasa cukup jelas seperti layaknya lembar jawaban ujian sekolah biasa nya.
DOWNLOAD
Silahkan unduh pada link diatas ini, semoga lembar jawaban siswa excel untuk Ujian pada SD/MI ini bisa bermanfaat.

Senin, 25 September 2017

Contoh Laporan Akhir Pembekalan PLPG dengan Template Kerangka Laporan

Contoh Laporan Akhir PLPG Lengkap dengan Template Laporan
Contoh Laporan Akhir PLPG atau laporan akhir pelaksanaan pembekalan peserta PLPG untuk sertifikasi guru yang kami bagikan ini juga kami sisipkan template laporan tugas pembekalan akhir PLPG, laporan PLPG akhir ini dibuat untuk tahap selesainya proses pembekalan secara online pada guru-guru yang akan mengikuti PLPG untuk proses sertifikasi dalam beberapa tahapan online pada KSG PLPG kemdikbud.

Syarat pembuatan laporan akhir PLPG
1. Font Times New Roman; 12 pt; Spasi 1,5.
2. Bila telah selesai, silahkan membuat materi tayang (powerpoint) untuk presentasi hari pertama PLPG. Presentasi sesuai kelas pembekalan (10-11 orang) dan akan dinilai oleh instruktur lain.
3. Laporan akhir dan ppt harap dikonsultasikan ke mentornya masing-masing melalui email.
4. Ingat! power point hanya berisi poin-poin penting dengan penjelasan singkat, bukan fulltext laporan.
5. Laporan dijilid dan diberi cover berwarna , logo di cover tidak perlu warna (cukup hitam putih).

Daftar isi
LEMBAR PENGESAHAN ii
KATA PENGANTAR iii
DAFTAR ISI iv

BAB I. SUMBER BELAJAR PEDAGOGIK 1
A. Ringkasan materi 1
1. Pengembangan pendidikan karakter dan potensi peserta didik 1
2. Teori belajar 2
3. Model model pembelajaran
4. Media Pembelajaran
5. Evaluasi hasil belajar
B. Deskripsikan kemajuan setelah pembekalan
1. Materi yang sudah Anda pahami/kuasai
2. Materi yang belum dapat Anda kuasai
C. Materi esensial yang tidak ada dalam Sumber Belajar
D. Materi yang  tidak esensial dalam Sumber Belajar
E. Masukan-masukan mentor saat kegiatan pembekalan

BAB II. SUMBER BELAJAR BIDANG STUDI
A. Ringkasan materi
B. Deskripsi kemajuan
1. Materi yang sudah Anda pahami/kuasai
2. Materi yang belum dapat Anda pahami/kuasai
C. Materi esensial yang tidak ada dalam Sumber Belajar
D. Materi yang  tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar
E. Kemajuan dalam menyelesauikan Latihan Soal Uraian

BAB III. PENUTUP

A. Ringkasan materi
B. Ringkasan materi
1. pengembangan pendidikan karakter dan potensi peserta didik,
2. teori belajar,
3. model model pembelajaran,
4. Media Pembelajaran, dan
5. evaluasi hasil belajar.
CATATAN: Khusus untuk guru SD dan TK/PAUD,  Materinya menyesuaikan dengan Sumber Belajar Pedagogik di SD dan TK/PAUD.
C. Diskripsikan kemajuan yang Anda peroleh setelah pembekalan/mentoring:
1. Materi yang sudah Anda pahami/kuasai
2. Materi yang belum dapat Anda kuasai
D. Materi esensial apa saja yang tidak ada dalam Sumber Belajar
Uraikan materi yang menurut Anda anggap esensial tetapi tidak dijelaskan dalam bagian ini

E. Materi apa saja yang  tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar
Uraikan materi yang menurut Anda tidak esensial tetapi dijelaskan dalam bagian ini
F. Masukan-masukan apa saja yang telah diberikan oleh mentor pada saat kegiatan pembekalan/mentoring?
B. Ringkasan materi
1. pengembangan pendidikan karakter dan potensi peserta didik,
2. teori belajar,
3. model model pembelajaran,
4. Media Pembelajaran, dan
5. evaluasi hasil belajar.
CATATAN: Khusus untuk guru SD dan TK/PAUD,  Materinya menyesuaikan dengan Sumber Belajar Pedagogik di SD dan TK/PAUD.

Baca juga soal UTN PLPG 2017

C. Diskripsikan kemajuan yang Anda peroleh setelah pembekalan/mentoring:
1. Materi yang sudah Anda pahami/kuasai
2. Materi yang belum dapat Anda kuasai
D. Materi esensial apa saja yang tidak ada dalam Sumber Belajar
Uraikan materi yang menurut Anda anggap esensial tetapi tidak dijelaskan dalam bagian ini
E. Materi apa saja yang  tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar
Uraikan materi yang menurut Anda tidak esensial tetapi dijelaskan dalam bagian ini
F. Masukan-masukan apa saja yang telah diberikan oleh mentor pada saat kegiatan pembekalan/mentoring?

BAB II. SUMBER BELAJAR BIDANG STUDI
A. Ringkasan materi (setiap bab)
B. Deskripsikan/uraikan kemajuan yang Anda peroleh selama pembekalan:
1. Materi yang sudah Anda pahami/kuasai.
2. Materi yang belum dapat Anda pahami/kuasai
C. Materi esensial apa saja yang tidak ada dalam Sumber Belajar
Uraikan materi yang menurut Anda anggap esensial tetapi tidak dijelaskan dalam bagian ini
D. Materi apa saja yang  tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar
Uraikan materi yang menurut Anda tidak esensial tetapi dijelaskan dalam bagian ini
Selengkapnya
Lihat Contoh Laporan PLPG Berikut ini
DOWNLOAD TEMPLATE LAPORAN AKHIR PLPG
E. Kemajuan dalam menyelesauikan Latihan Soal Uraian
1. Soal uraian yang dapat Anda selesaikan sendiri tanpa bantuan mentor
2. Soal uraian yang dapat Anda selesaikan setelah mendapat benatuan mentor.
3. Soal uraian yang mana saja yang masih belum dapat Anda selesaikan dengan baik atau belum sempat dilakukan pembimbingan oleh mentor.


Minggu, 24 September 2017

Soal UTN PLPG 2017 Kompetensi Pedagogik Plus Kunci Jawaban

Soal UTN PLPG 2017 Kompetensi Pedagogik Plus Kunci Jawaban













Ujian tulis nasional/uji tulis nasional PLPG 2017 bagi rekan guru yang sedang menempuh PLPG 2017 tentu saja berbagai latihan harus dilakukan untuk persiapan, soal-soal UTN PLPG 2017 pada pedagogik ini bisa digunakan untuk guru mapel apa saja. baik jenjang TK, SD, SMP, SMA maupun SMK karena pada dasarnya kompetensi pedagogik punya peran yang sama pada materi semua jenjang sekolah.

Contoh SOAL UTN PLPG 2017 sebagai berikut:
PERKEMBANGAN KOGNITIF PESERTA DIDIK
1.        Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah….

A.      kemampuan berkomunikasi

B.       Kemampuan untuk memecahkan masalah 

C.       kemampuan berinteraksi

D.      kemampuan untuk mengintegrasikan diri

2.        Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak adalah.....

A.      inspirasi

B.       budaya

C.       inspirasi

D.      pengasuhan dan lingkungan 

3.        Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan obyek-obyek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia

A.      0 - 2 tahun

B.       2 -- 7 tahun

C.       7 -- 11/12 tahun

D.      11/12/ -- 14/15 tahun

4.        Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan

A.      Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat kongkrit (operasional konkrit)

B.       Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)

C.      Dominasi pengamatan bersifat egosentris

D.      Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)

 SOAL KOMPETENSI PEDAGOGIK PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL PESERTA DIDIK

5.        Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan….

A.      Kognitif

B.       Sosial

C.      Emosional

D.      Moral

6.        Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik.

Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan…

A.      Moral

B.       spiritual

C.      Sosial emosional

D.      Kognitif

7.        Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesmpatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, ia memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri.

Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan

A.      sosial-emosional

B.       kognitif

C.       moral

D.      spritual
Selengkapnya
DOWNLOAD